Oleh: 88anang | Agustus 25, 2010

BEBERAPA ISTILAH YANG DIKENAL DALAM EKONOMI SYARIAH

‘Amil
Istilah lain untuk mudharib dalam akad mudharabah; istilah ini berlaku di kalangan
mazhab Syafi’i (hijaz) yang menamakan mudharabah dengan qiradh.

‘Athaya
Bentuk jamak dari kata ‘athiyyah yang berarti suatu pemberian tidak mengikat, sama
dengan hibah.

Akad
‘aqad, transaksi; dalam fiqh didefinisikan dengan “irtibath ijab bi qabulin ‘ala wajhin
masyru’ yatsbutu atsaruhu fi mahallihi”, yakni pertalian ijab dengan qabul menurut
cara-cara yang disyariatkan yang berpengaruh terhadap obyeknya.

Al-qardh
Suatu akad pembiayaan kepada nasabah tertentu dengan ketentuan bahwa nasabah
wajib mengembalikan dana yang diterimanya kepada LKS pada waktu yang telah
disepakati oleh LKS dan nasabah.

Ashil
Satu pihak dalam akad kafalah yang pada dasarnya mempunyai suatu kewajiban yang
harus dilaksanakan kepada seseorang atau pihak, namun kemudian kewajibannya itu
ditanggung oleh pihak lain; ia disebut juga dengan makfuul ‘anhu.

Ashlah
Lebih membawa maslahat

Ba’i al-dayn
Jual beli hutang

Badan Arbitrase Syariah
Badan yang bertugas menyelesaikan sengketa antara lembaga keuangan syariah
dengan nasabah/kliennya

Bank Syariah
Bank yang kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip syariah (hukum Islam).

Batil
Ilegal

Berkah
Manfaat yang terus tumbuh

Bunga
Tambahan dalam bentuk persentasi atas jumlah yang yang dipinjam

Cadangan
Dana yang disisihkan untuk menutup suatu risiko atau keperluan.

Cakap Hukum
Orang yang tindakan-tindakannya dipandang sah secara hukum; dalam hukum ISlam
identik dengan mukallaf, yakni orang berakal sempurna dan sudah baligh

Dana Sosial
Dana yang disimpan oleh lembaga keuangan syariah untuk keperluan sosial. Sumber
dana dapat berasal dari zakat, infaq dan shadaqah, atau dari pendapatan non halal.

Deposito
Simpanan dana berjangka yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu
tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank.

Distribusi Hasil Usaha
Pembagian keuntungan oleh lembaga keuangan syariah dari hasil usahanya.

DSAK
Dewan Standar Akuntansi Keuangan

Ekonomi Syari’ah
Ekonomi yang berdasarkan ajaran Al-Qur’an dan As-Sunnah

Fatwa
Ketetapan Hukum

Fiqh
Pendapat pakar hukum Islam

Gharar
Transaksi yang mengandung tipuan dari salah satu pihak sehingga pihak yang lain
dirugikan.

Hadist Nabi
Segala Ucapan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Saw yang menjadi syariat bagi
ummatnya.

Halal
Sesuatu yang dibolehkan oleh Islam.

Haram
Sesuatu yang dilarang oleh Islam.

Hawalah
Akad pengalihan hutang dari satu pihak yang berhutang kepada pihak lain yang wajib
menanggung (membayar)-nya

Hukum Islam
Hukum yang berdasarkan pada sumber-sumber ajaran Islam.

Ihtiyath
Prinsip kehati-hatian

Ijab
Pernyataan pihak pertama dalam suatu akad yang menunjukkan kehendaknya untuk
melakukan akad.

Ijma’
Konsensus hukum yang disepakati oleh para ulama.

Infaq
Mengeluarkan sebagian hartanya karena Allah Ta’ala

Istishna’
Akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria
dan persyaratan tertentu yang disepakati antara pemesan (pembeli, mustashni’) dan
penjual (pembuat, shani’).

Jahalah
Ketidaktahuan

Jasa Perbankan
Pelayanan yang diberikan oleh perbankan.

Jumhur Ulama
Mayoritas Ulama

Kafalah
Akad penjaminan yang diberikan oleh penanggung (kafiil) kepada pihak ketiga untuk
memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang ditanggung (makfuul ‘anhu, ashil).

Kafiil
Pihak yang memberikan jaminan untuk menanggung kewajiban pihak lain dalam
akad kafalah.

Kaidah Fiqh
Adagium hukum Islam

Kemaslahatan Umat
Manfaat Positif yang diperoleh umat Islam

Keuntungan
Hasil, laba yang diperoleh

Khianat
Tidak amanah (tidak memenuhi janji)
Lembaga Keuangan Syari’ah
Lembaga Keuangan yang operasionalnya menggunakan prinsip syari’ah.

Lessee
Penyewa, pihak yang mengambil manfaat dari penggunaan aset dalam akad ijarah;
dalam bahasa arab disebut musta’jir.

Lessor
Pemberi sewa, pemilik aset dalam akad tijarah; dalam bahasa Arab disebut mu’jir

Mafsadat
Kerusakan, kerugian; bersifat fisik maupun non fisik.

Makful bihi
Kewajiban seseorang atau pihak yang kemudian mendapat jaminan dari pihak lain
dalam akad kafalah.

Makfuul ‘Anhu
Pihak ketiga yang memperoleh jaminan

Makfuul Lahu
Pihak yang dijamin.

Malik
Pemilik modal, disebut juga shahib al-maal

Maslahat
Kebaikan

Mu’allaq
Bergantung

Muamalah Syari’yah
Hubungan sosial, termasuk kegiatan bisnis, yang sejalan atau didasarkan pada
prinsip-prinsip syariah.

Mudarat
Bahaya, Kerugian

Mudharabah
Akad kerjasama suatu usaha antara dua pihak di mana pihak pertama (malik, shahib
al-maal, LKS) menyediakan seluruh modal, sedang pihak kedua (‘amil, mudharib,
nasabah) bertindak selaku pengelola, dan keuntungan usaha dibagi di antara mereka
sesuai kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak.

Mudharib
Pengelola dana (modal) dalam akad mudharabah; dalam mazhab syafi’i disebut amil

Muhal
Pihak yang dialihkan piutangnya.

Muhal ‘Alaih
Pihak yang menerima pengalihan piutang.

Muhal Bih
Objek pengalihan, yaitu hutang atau piutang

Muhtal
Identik dengan muhal

Muqabil
Pihak kedua

Muqaradhah
Istilah lain untuk akad mudharabah

Muqridh
Pihak yang memberikan piutang/menghutangkan dalam akad al-qardh

Murabahah
Menjual suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada pembeli dan
pemebeli membayarnya dengan harga yang lebih sebagai laba

Musaqah
Bagi hasil perkebunan

Mushtashni
Orang/pihak yang melakukan pembelian dalam akad istishna’.

Musyarakah
Akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, di mana
masing-masing pihak memberikan kontribusi dana (modal) dengan ketentuan bahwa
keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan.

Najsy
Penawaran palsu; yakni penawaran atas sesuatu barang yang dilakukan bukan karena
motif untuk membeli, tetapi hanya bermotifkan agar pihak lain berani membelinya
dengan harga tinggi.

Nisbah
Rasio/perbandingan pembagian keuntungan (bagi hasil) antara shahibul maal dan
mudharib.

Obyek Akad
Materi perjanjian

Pendapatan non halal
Perolehan keuntungan yang dihasilkan dari transaksi yang tidak sesuai dengan
syariah.

Qabul
Menerima

Qimah
Nilai intrinsik

Qiradh
Istilah lain untuk akad mudharabah; istilah ini banyak digunakan dalam mahzab
syafi’i (ulama Hijaz).

Qiyas
Analogi, salah satu hukum Islam.

Rekening
Bukti/dokumen yang menjelaskan kepemilikan dan atau kewajiban atas sejumlah
uang di lembaga keuangan.

Riba
Pengambilan tambahan, baik dalam transaksi jual-beli maupun pinjam-meminjam
secara batil atau bertentangan dengan ajaran Islam.

Ribawi
Sifat dari suatu transaksi yang mengandung unsur riba.

Riwayat
Nukilan hadist Nabi.

Riwayat Jama’ah
Hadits yang diriwayatkan oleh seluruh perawi (periwayat) hadist

Rukun
Prinsip,tiang;komponen yang harus ada dan tidak sah sesuatu tanpa dia.

Salaf
Istilah bagi ulama generasi terdahulu (para sahabat,tabi’in dan tabi’ut tabi’in). Dalam
fiqh mu’amalah, kata ini merupakan istilah lain utuk akad akad Bai’ As-Salam.

Salam
Bai’ As-Salam; jual beli barang dengan cara pemesanan dan pembayaran dilakukan di
muka, dengan syarat-syarat tertentu.

Shahib al-maal
Pemilik modal; istilah lainnya adalah malik atau rabb al-maal

Shani’
Pembuat, penjual; yakni pihak yang menerima pesanan pembuatan barang dalam
akad istishna’

Syari’ah
Ajaran Islam yang termaktub dalam Al-Quran dan Al-Hadist.

Tabungan
Simpanan dana yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat
tertentu yang telah disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet, giro
dan/atau alat lainnya yang dipersamakan dengannya.

Tafriq al-halal min al-haram
Pemisahan unsur halal dan haram secara jelas.

Tafrith
Menganggap remeh, lalai.

Taqrir Nabi
Sikap diam atau persetujuan nabi terhadap suatu perbuatan atau tindakan yang
dilakukan oleh sahabat sehingga menjadi ketetapan hukum

Taradhin
Suka sama suka; ini merupakan prinsip yang harus mendasari seluruh akad.

Tsaman
Harga suatu barang berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli.

‘Urban
Kata lain dari ‘urbun, uang muka.

‘Urbun
Uang muka

Urf
Tradisi, kebiasaan dalam masyarakat.

Wadi’ah
Titipan

Wakalah
Akad pelimpahan kekuasaan oleh satu pihak kepada pihak lain dalam hal-hal yang
boleh diwakilkan.

Wakil
Orang atau pihak yang diberi amanat untuk melakukan suatu pekerjaan dalam akad
wakalah.

Yad Al-Amanah
Titipan yang dapat diambil kapan saja oleh penitip.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: