Oleh: 88anang | Agustus 19, 2010

Kamus ringkas Audit : I, J, K

I

Illegal Acts:
Dalam akuntansi, pelanggaran terhadap hukum atau peraturan pemerintah, lain dengan ketidakberesan dalam keuangan.

IM Compatible Duties:
Kewajiban yang diberikan yang menempatkan seseorang dalam posisi baik melakukan dan menyembunyikan kesalahan atau ketidakberesan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Imprest Petty Cash Fund:
Suatu dana kas yang dipertahankan dalam perusahaan untuk pembelian kas yang kecil atau; saldo tetap dana tersebut relatif kecil, dan biasanya diisi kembali sebulan sekali.

Imprest System:
Suatu sistem yaitu suatu dana (akun) diadakan dengan jumlah yang tetap. Jumlah kas yang belum dikeluarkan dalam dana dan pengeluaran dana tersebut selalu sama dengan jumlah yang tetap dari dana tersebut.

Incremental Allowance:
Dalam “probability-proportional-to-size sampling”, jumlah yang ditentukan berdasarkan penggolongan kesalahan-kesalahan untuk unit logika yang kurang dari interval sampling dan mempertimbangkan perubahan inkremental dalam faktor-faktor keandalan.

Indenture:
Penyajian formal antara pemegang obligasi dengan penerbit obligasi atas syarat-syarat utang.

Independence:
Sifat dari suatu hubungan antara dua pihak, yaitu tidak satu pun pihak adalah dalam posisi untuk melakukan setiap bentuk pengendalian terhadap pihak yang lain sehingga pertimbangan yang dibuat oleh satu pihak akan dipengaruhi hanya oleh bukti-bukti yang ditemukan.

Independence in Apperance:
Penampilan dari independensi yang diproyeksikan ke publik.

Independence in Fact:
Sikap mental auditor terhadap independensi.

Independent Checks:
Prosedur-prosedur untuk verifikasi internal yang kontinu dari pengendalian-pengendalian yang lain; pemisahan kewajiban merupakan tipe pengecekan independen yang paling tidak mahal karena ia tidak mencakup duplikasi usaha.

Independent Review:
Suatu pengkajian laporan keuangan dan seluruh kumpulan kertas kerja oleh penelaah yang sama sekali independen, yaitu kelompok audit hams menjustifikasi bukti yang diakumulasi dan konklusi harus dicapai.

Index:
(1) Suatu daftar yang tersusun dari isi suatu document, file, atau peralatan storage, bersama-sama dengan kunci yang dapat digunakan untuk menempatkan atau mengidentifikasi isinya. (2) Memodifikasi address dengan menambah atau mengurangi isi dari suatu index register.

Indirect Financial Interest:
Suatu investasi yaitu keputusan investasi khusus tidak berada dalam pengendalian langsung dari investor “Code of Professional Conduct” di Amerika Serikat memperbolehkan akuntan publik mempunyai kepentingan keuangan langsung dalam mengaudit klien, sejauh investasi tersebut tidak material dikaitkan dengan kekayaan bersih akuntan publik tersebut.

Individual Audit Risks:
Komponen dari seluruh risiko audit yang direncanakan yang berkaitan dengan setiap dari saldo-saldo perkiraan individual yang merupakan laporan keuangan.

Information:
Interpretasi atau arti yang diberikan kepada data oleh manusia atau arti informasi melalui kebiasaan-kebiasaan.

Informational Schedule:
Suatu skedul pendukung yang terdiri dari informasi klien bukan audit, yang membantu dalam mengadministrasikan penugasan audit.

Inherent Risk:
Kerentanan suatu asersi atas terjadinya salah saji material, dengan mengasumsikan bahwa tidak ada kebijakan atau prosedur struktur pengendalian intern terkait yang ditetapkan. Inherent Risk adalah risiko yang bersifat intrisik terhadap usaha entitas.

Initial Sample Size:
Ukuran sampel yang ditentukan dari tabel “attribute sampling”.

Input/Output = I/O:
Pada umumnya, teknik, alat/cara, dan media yang digunakan untuk berkomunikasi dengan SPS.

Inquiry:
Memperoleh informasi tertulis atau lisan dari klien sehubungan dengan pertanyaanpertanyaan khusus selama audit.

Inspect:
Suatu pembacaan yang teliti atau penelaahan butir per butir atas suatu dokumen atau catatan. Istilah lain yang sering digunakan oleh auditor untuk menyebut arti yang sama adalah “Scrutinize” dan “Examine”.

Institute of Internal Auditors (IIA):
Organisasi profesional nasional untuk pemeriksa intern di Amerika Serikat.

Intangible Assets:
Aktiva-aktiva jangka panjang yang tidak mempunyai substansi fisik, yang digunakan dalam operasi, termasuk merek dagang, hak pengarang, paten, goodwill, dan waralaba (franchises).

Interim Audit Works:
Prosedur-prosedur yang dapat dilakukan sebelum tanggal neraca. Maksudnya adalah untuk mempermudah penerbitan laporan audit yang lebih cepat, dan untuk menyebar pekerjaan auditor agar lebih merata selama satu tahun.

Interim Period:
Interval waktu dari awal pekerjaan audit sampai tanggal neraca. Banyak prosedur audit dapat dilakukan selama periode interim untuk mempermudah penerbitan laporan audit yang lebih cepat.

Internal Auditing Department:
Temasuk setiap unit atau aktivitas dalam suatu organisasi yang melakukan fungsi-fungsi pemeriksaan intern.

Internal Auditor:
·    Karyawan perusahaan yang melakukan fungsi peninjauan untuk manajemen (Management’s in house review function).
·    Karyawan perusahaan yang mendesain dan melaksanakan program audit untuk menguji efisiensi dari seluruh aspek dari pengendalian intern. Tujuan utama dari auditor intern adalah untuk menilai dan memperbaiki efisiensi dari berbagai unit operasi dari suatu organisasi daripada menyatakan suatu opini terhadap kewajaran laporan keuangan.

Internal Check:
Pengecekan atas transaksi sehari-hari yang beroperasi secara terus-menerus sebagai bagian dari sistem pemrosesan rutin informasi, dengan cara pekerjaan dari seseorang dibuktikan secara independen atau merupakan pelengkap terhadap pekerjaan yang lain, tujuannya adalah pencegahan atau deteksi kesalahan yang dini serta ketidakberesan.

Internal Control:
Metode-metode yang terkoordinasi dan tolok ukur yang diadopsi dalam suatu organisasi, yang berhubungan dengan struktur organisasi: (a) mengamankan aktivanya (b)menjamin keandalan dari catatan akuntansi (c)meningkatkan efisiensi operasi (d)memastikan ketaatan terhadap kebijakan manajerial yang ditentukan di muka dari prosedur-prosedur. Pengendalian intern (internal control) dapat didefinisikan secara sederhana yaitu alat-alat yang memungkinkan kesalahan dalam data akuntansi dideteksi dan dikoreksi. Definisi yang lebih komperehensif adalah: Pengendalian intern terdiri dan rencana organisasi dan semua metode dan prosedur yang ditetapkan oleh suatu perusahaan untuk a) Mengamankan aktivanya; b) Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi; c) Meningkatkan efisiensi operasi, dan d) Mendorong ketaatan terhadap kebijakan yang telah ditetapkan. Sistem pengendalian intern terdiri dari pengendalian akuntansi (accounting control) dan pengendalian administrasi (administrative control). Poin a dan b di atas disebut pengendalian akuntansi, sedangkan poin c dan d disebut pengendalian administratif. Auditor terutama memberikan perhatian pada pengendalian akuntansi, karena pengendalian-pengendalian tersebut merupakan alat dasar yang memungkinkan kesalahan dalam data akuntansi dideteksi dan dikoreksi. EDP auditor perlu mempelajari dan menilai beberapa pengendalian yang pada khususnya berhubungan dengan pemrosesan komputer. Pengendalian tambahan ini disebut pengendalian umum (general controls) dan pengendalian aplikasi (application controls). Hierarki pengendalian dalam suatu sistem EDP adalah sebagai berikut:

Internal Control Objectives:
Tujuan-tujuan khusus organisasi yang suatu organisasi harus dipenuhi agar dapat mencegah kesalahan-kesalahan dalam buku harian dan catatan-catatan perusahaan; Tujuan-tujuan tersebut adalah bahwa setiap transaksi harus:
1.    sahih
2.    diotorisasi
3.    secara lengkap dicatat
4.    secara benar dinilai
5.    secara benar diklasifikasikan
6.    dicatat tepat pada waktunya
7.    secara benar dipindahbukukan dan diikhtisarkan.

Internal Control Questionnaire (ICQ):
Serangkaian pertanyaan mengenai pengendalian dalam setiap area/ruang lingkup audit.

Internal Control Structure:
Kumpulan kebijakan dan prosedur yang didesain untuk memberikan manajemen kepastian yang beralasan bahwa tujuantujuan usaha akan tercapai.

Internal Document:
Suatu dokumen, seperti laporan waktu karyawan, yang disiapkan dan digunakan semata-mata dalam operasi klien.

International Auditing Guideliness:
Pengumuman/pernyataan-pernyataan non otoritatif yang diterbitkan oleh “The International Auditing Practices Committee of The International Federation of Accountants”.

Interpretations of Rules:
Pedoman-pedoman yang diterbitkan oleh AICPA di Amerika Serikat untuk ruang lingkup dan aplikasi dari “Rules of Conduct”.

Interruption:
Suatu pemutusan sementara pelaksanaan suatu urutan instruksi yang diakibatkan oleh terjadinya suatu peristiwa atau kondisi yang telah ditentukan.
Catatan: Suatu penyelangan biasanya merangsang suatu pengiriman yang tidak bersyarat pada suatu lokasi yang dipratetapkan di mana suatu rutin khusus (biasanya bagian dari suatu sistem pengoperasian) menentukan sebab terjadinya penyelangan, mengambil tindakan yang sesuai dan kemudian menyerahkan kembali pengendaliannya pada tempat di mana program diputus (atau dalam beberapa hal pada suatu program lain dengan prioritas yang lebih tinggi); fasilitas interupsi yang efektif merupakan faktor yang vital dalam komputer yang harus bekerja dalam cara pemrograman jamak (multiprogramming) atau waktu nyata.

Interval Audit:
Suatu fungsi penilaian yang independen yang diadakan dalam suatu organisasi untuk menguji dan menilai aktivitas-aktivitasnya sebagai suatu pelayanan kepada organisasi. Tujuan dari pemeriksaan intern adalah untuk membantu anggota-anggota organisasi dalam pelaksanaan yang efektif dari kewajiban-kewajiban mereka. Dalam kaitan ini, pemeriksaan intern menyediakan mereka dengan analisis, penilaian, nasihat rekomendasi dan informasi yang berhubungan dengan aktivitas yang ditelaah.

Introductory Paragraph:
Suatu paragraf dalam laporan auditor, yaitu auditor menunjukkan bahwa mereka telah mengaudit laporan keuangan dan laporan keuangan adalah tanggung jawab manajemen.

Inventory and Warehousing Cycle:
Siklus transaksi yang meliputi arcs fisik dari barangbarang melalui organisasi, dan juga biaya-biaya yang berhubungan.

Inventory Cut Off:
Suatu penentuan atas item-item yang diterima sebelum tanggal persediaan dimasukkan dalam persediaan, utang dagang, dan pembelian; serta item-item yang dikirim sebelum tanggal persediaan dikeluarkan dari persediaan dan dimasukkan dalam penjualan dan piutang dagang.

Investments :
Aktiva yang diperoleh dengan maksud memegang mereka dengan dasar jangka panjang atau jangka pendek dan merupakan alat pembantu terhadap aktivitas-aktivitas sentral yang menghasilkan pendapatan.

Irregularity :
Dalam akuntansi, suatu pernyataan salah yang disengaja dari laporan keuangan.

J

Job Cost System:
Sistem akuntansi biaya, yaitu biaya-biaya diakumulasi berdasarkan pekerjaan-pekerjaan individual ketika material digunakan dan biaya tenaga kerja terjadi.

Job Time Ticket:
Suatu dokumen yang menunjukkan pekerjaan-pekerjaan khusus, yang seseorang karyawan pabrik bekerja selama periode waktu tertentu.

Judgemental:
Menguraikan suatu keputusan yang dibuat dengan dasar kriteria yang subyektif oleh seseorang yang mengenal situasi yang berkaitan dengan keputusan dan adalah mampu melaksanakan kebijakan yang tidak memihak dalam mencapai keputusan tersebut.

Judgemental Methods:
Penggunaan pertimbangan profesional daripada metode-metode statistik untuk memilih item-item sampel untuk pengujian audit.

Journal Voucher:
Suatu dokumen yang diberi angka secara berurutan untuk melukiskan rincian dari ayat jurnal tunggal dan mencantumkan tanda tangan dari pejabat yang menyetujui ayat jurnal tersebut.

K

Key:
Satu atau beberapa karakter yang dihubungkan dengan pos atau catatan tertentu dan digunakan untuk mengidentifikasikan pos atau catatan tersebut, terutama dalam operasi penyortiran dan penggabungan (collating).
Catatan: Suatu kunci dapat atau tidak dilampirkan pada catatan atau pos yang diidentifikasikannya. Berlawanan dengan label dan etiket.

Key Verification:
Suatu pengujian untuk mendeteksi kesalahankesalahan operator (komputer) dalam pemasukan data, yaitu seluruh atau sebagian dari ayat jurnal diulangi dan hasilnya dibandingkan dengan hasil dari ayat; jurnal yang orisinal.

Kiting:
Pemindahan uang dari satu akun bank ke akun bank yang lain dan secara tidak benar mencatat pemindahan tersebut sehingga jumlah tersebut dicatat sebagai aktiva dalam kedua perkiraan; praktek ini digunakan oleh penggelap untuk menutup penipuan kas.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: