Oleh: 88anang | Agustus 10, 2010

Kamus ringkas Audit

-C-

Capital Expenditure:
Pengeluaran untuk aktiva tetap yang secara tepat dibebankan ke perkiraan aktiva.

Capital Stock Certificate Book:
Suatu catatan mengenai penerbitan dan pembelian kembali dari modal saham selama beroperasinya perusahaan.

Cash Collection Transaction:
Kas yang diterima oleh suatu entitas dari penjualan tunai, penagihan piutang dagang, penerbitan utang, penjualan stock ekuitas, penjualan investasi, dan penjualan aktiva yang dipegang untuk penggunaan dalam usaha.

Cash Receipts Journal:
Catatan mengenai penerimaan kas dari penagihan, penjualan kas, dan semua sumber yang lain.

Certificate:
Istilah yang dulu digunakan untuk melukiskan laporan audit.

Certificate of Deposit:
Suatu tanda terima yang diterbitkan oleh bank untuk deposito dana-dana untuk suatu jangka waktu tertentu.

Certified Internal Auditor (CIA):
Seorang pemeriksa intern profesional yang terdaftar yang telah memenuhi kriteria pengalaman dan telah lulus ujian 2 hari di bawah bantuan The Institute of Internal Auditors di Amerika Serikat.

Certified Public Accountant:
Seseorang yang diberi izin oleh negara untuk berpraktek akuntansi publik sebagai suatu profesi setelah lulus ujian negara (di Indonesia adalah ujian UNA/ Ujian Nasional Akuntansi) bagi perguruan tinggi swasta dan perguruan tinggi negeri tertentu, di Amerika Serikat dinamakan “Uniform CPA Examination”) dan telah memenuhi pendidikan tertentu dan persyaratan-persyaratan pengalaman.

Chain:
Suatu kelompok catatan dalam suatu berkas yang secara logis dihubungkan satu sama lain dengan jalan menggunakan berbagai penunjuk dengan suatu cara sedemikian rupa sehingga semua catatan yang serupa dihubungkan satu sama lain.

Change Register:
Cetakan hasil perubahan tes atas suatu program register ini berperan sebagai dokumen untuk penelaahan dan persetujuan manajemen atas perubahan dan sebagai suatu catatan permanen dari semua perubahan pada suatu program.

Chart of Accounts:
Suatu daftar dari seluruh perkiraan suatu entitas, yang menggolongkan transaksi-transaksi ke dalam perkiraan-perkiraan neraca dan perhitungan rugi laba secara individual.

Charter (Akta):
Suatu dokumen formal tertulis yang mendefinisikan tujuan, wewenang, dan tanggung jawab dari aktivitas. Akta tersebut haruslah : (a) menentukan posisi aktivitas audit internal dalam perusahaan; (b) menentukan lingkup aktivitas audit internal; (c) memudahkan akses pada catatan, personel, dan properti fisik yang relevan dengan kinerja perusahaan.

Check:
Sering digunakan dalam pengertian yang sama dengan memeriksa. Kadang-kadang juga diartikan sebagai pengawasan atau supervisi untuk menjamin ketetapan. Kata kerja transitif mengecek sering diartikan sebagai menempatkan suatu tanda (tickmark) setelah melakukan suatu verifikasi, misalnya setelah dihitung 20 x 30 = 600, di belakang angka 600 diletakkan suatu tanda, misalnya: 20 x 30 = 600. Suatu metode atau proses untuk memastikan kecermatan beberapa aspek pemrosesan, seperti misalnya cek hardware atau cek aritmatik.

Check Digits:
Suatu angka yang merupakan bagian dari angka identifikasi dan digunakan untuk mendeteksi kesalahan jurnal penting.

Check Register:
Suatu buku harian yang digunakan dalam sistem voucher untuk mencatat pembayaran voucher-voucher karena distribusi biaya yang berhubungan dengan transaksi voucher dilakukan dalam register voucher, maka ayat-ayat jumal dalam register check merupakan debit-debit terhadap utang voucher dan kredit terhadap kas.

Checklist for Completing the Engagement:
Suatu pertinggal bagi auditor mengenai aspek-aspek audit yang mungkin terlewatkan.

Chief Internal Auditor:
Manajer dari fungsi pemeriksaan intern atau seseorang yang memenuhi peranan tersebut dalam suatu departemen pemeriksaan intern,

Client Assertions:
Penyajian eksplisit atau implisit oleh manajemen yang diwujudkan dalam laporan keuangan. Hal ini termasuk 5 penyajian yaitu:

1.    Kelengkapan;
2.    Eksistensi atau kejadian;
3.    Penyajian dan pengungkapan;
4.    Hak dan kewajiban;
5.    Penilaian dan alokasi.

Commercialism:
Perhatian yang berlebihan mengenai aspek usaha dari operasi kantor akuntan atas pengorbanan/biaya dari profesional dan aspek kepentingan publik.

Commission:
Penerimaan dari sejumlah uang untuk penyerahan kepada klien produk atau jasa lain.

Commitments:
Persetujuan bahwa entitas akan memegang sekumpulan kondisi yang pasti, seperti pembelian atau penjualan barang dagangan dengan harga yang dinyatakan, pada tanggal yang akan datang, tanpa memperhatikan apa yang terjadi terhadap Iaba atau ekonomi secara keseluruhan.

Common Law:
Prinsip-prinsip hukum yang tidak tertulis yang dikembangkan melalui keputusan pengadilan.

Commonsize Statements:
Suatu tipe dari analisis rasio, yaitu saldo perkiraan disajikan sebagai suatu persentase dari suatu jumlah agregat, biasanya aktiva total atau penjualan total.

Communication:
Transfer informasi dari satu orang, tempat, atau peralatan yang lainnya. Lihat juga data communication (komunikasi data).

Compare:
Berarti memeriksa dua atau lebih data atau informasi dengan memperhatikan persamaan dan perbedaannya. Misalnya: membandingkan basil operasi 1995 dengan basil 1994.

Competence (of Evidence):
Tingkat bukti dipertimbangkan dapat dipercayai, nilai kepercayaan. Bukti adalah kompeten apabila diperoleh dari:
1. Pemberi yang independen;
2. Klien dengan struktur pengendalian intern yang efektif;
3. Pengujian fisik auditor, pengamatan/observasi, komputer, dan inspeksi;
4. Pemberi bukti yang berkualifikasi, seperti kantor pengacara dan bank; serta
5. Sumber-sumber yang obyektif.

Competence of Evidential Matter:
Keabsahan dan relevansi dari bukti audit.

Compilation Engagements:
Penugasan yang bukan pemeriksaan (non auditing) yaitu seorang akuntan melakukan penyajian informasi, dalam bentuk laporan keuangan, yang merupakan representasi dari manajemen, tanpa menyatakan kepastian apa pun terhadap laporan tersebut.

Compilation of Financial Statements:
Penyusunan laporan keuangan oleh akuntan publik berdasarkan penyajian manajemen, dengan tidak menyatakan pendapat apakah laporan keuangan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum.

Compilation Tests (of Inventory):
Prosedur audit yang digunakan untuk memverifikasi apakah penghitungan fisik persediaan secara benar diikhtisarkan, dan kuantitas persediaan dan harga adalah benar dalam perkaliannya, dan perkalian persediaan telah benar dijumlahkan ke bawah (footing).

Completeness Assertion:
Pernyataan oleh manajemen bahwa semua transaksi dan akun yang seharusnya dicatat dalam laporan keuangan telah dicatat.

Compliance :
Kemampuan untuk secara layak memastikan kesesuaian dan kepatuhan terhadap berbagai kebijakan, rencana, prosedur, hukum, peraturan, dan kontrak organisasi

Compliance Audit:
Pengujian atas ketaatan terhadap hukum, peraturan pemerintah, dan kewajiban lain terhadap badan eksternal. Suatu penelaahan atas catatan keuangan organisasi yang dilaksanakan untuk menentukan apakah organisasi mengikuti prosedur khusus atau aturan yang ditetapkan oleh otoritas yang lebih tinggi.

Compliance Auditing:
Suatu penentuan apakah transaksi dan kejadian sesuai dengan hukum dan peraturan.

Complience Letter:
Suatu laporan tertulis dalam bentuk kepastian negatif, yang menyatakan bahwa auditor tidak menyadari faktor-faktor apa pun yang menunjukkan ketidaktaatan oleh Mien.

Compore:
Proses mengamati kesamaan atau perbedaan dan item-item khusus dalam laporan keuangan dari satu periode ke periode berikutnya. Apabila perbandingan dari suatu tipe pendapatan atau biaya tertentu untuk dua tahun yang berturut-turut menunjukkan perubahan yang substansial, penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab dari perubahan adalah perlu. Istilah tersebut dapat juga digunakan oleh auditor untuk mengartikan pemastian kesesuaian atau kekurangsesuaian antara ayat jurnal dengan ayat jurnal yang berhubungan dalam perkiraan buku besar, atau antara dokumen yang berhubungan seperti pesanan pembelian dengan faktur.

Computed Lower Deviation Rate (CLDR):
Batas bawah dart tingkat deviasi populasi yang mungkin.

Computed Upper Deviation Rate (CUDR):
Batas atas dari tingkat deviasi populasi yang mungkin: tingkat deviasi yang tertinggi dalam populasi pada ARO (Acceptable Risk of Overreliance on Internal Control), seperti yang ditentukan dari tabel “attribute sampling”.

Confidence:
Kepastian yang dimiliki auditor bahwa kesimpulan berdasarkan bukti audit tampaknya adalah benar.

Confidential Client Information:
Informasi klien tidak boleh diungkapkan tanpa izin khusus dari klien, kecuali di bawah profesional otoritatif dan investigasi hukum.

Confidentiality:
Praktek auditor untuk tidak mengungkapkan informasi yang diperoleh dari klien dalam penugasan profesional.

Confirm:
Proses membuktikan otentisitas dan ketepatan dan suatu saldo perkiraan atau ayat jurnal melalui komunikasi tertulis yang langsung kepada debitor, kreditor, atau pihak lain terhadap transaksi. Memperoleh bukti dari sumber di luar catatan-catatan klien dengan demikian merupakan unsur dasar dari konfirmasi. Adalah merupakan praktek standar untuk melakukan konfirmasi saldo bank dengan berhubungan langsung dengan bank, dan mengkonfrrmasi piutang dagang dengan berhubungan langsung dengan pelanggan. Surat-surat atau formulir-formulir kepada pihak luar untuk maksud ini disebut permintaan konfirmasi (confirmation requests).

Confirmation:
Penerimaan tanggapan tertulis atau lisan oleh auditor dari pihak ketiga yang independen, untuk membuktikan ketepatan dari informasi yang diminta.

Confirmation Letter (from book):
Bukti-bukti dokumen yang dikirim oleh bank secara langsung kepada auditor untuk mengkonfirmasi saldo-saldo perkiraan bank klien, pinjaman yang beredar, dan transaksi-transaksi lain yang berkaitan dengan bank.

Confirmation Request-Securities:
Suatu surat yang disiapkan oleh klien dan dialamatkan ke agen, bank, dan pemegang lain atas surat-surat berharga yang dimiliki klien, meminta pemegang untuk menanggapi secara langsung kepada auditor independen dengan memberikan identifikasi penuh atas suratsurat berharga dan maksud pemegangan surat berharga tersebut.

Conflict of Interest (Konflik Kepentingan):
Suatu hubungan yang tidak atau tampaknya tidak berada dalam kepentingan organisasi yang terbaik. Suatu konflik kepentingan akan membuat prasangka terhadap kemampuan seseorang untukmelaksanakan kewajibannya dan untuk bertangun jawab secara obyektif.

Conservatism:
Suatu doktrin akuntansi untuk penilaian aktiva, yaitu dari dua alternatif penilaian aktiva yang dapat diterima dipilih yang lebih rendah.

Consignment:
Suatu pemindahan barang dari pemilik ke orang lain yang bertindak sebagai agen penjualan dari pemilik.

Constructive Fraud:
Tingkah laku yang hukum menafsirkan sebagai kecurangan walaupun tidak ada maksud untuk menipu; kealpaan atau kelalaian dalam pelaksanaan audit dapat ditafsirkan secara hukum sebagai kecurangan.

Consulting Services :
Kisaran Jasa, selain jasa assurance audit internal, yang disediakan untuk membatu manajemen mencapai tujuannya. Sifat dan lingkup pekeraannya disepakati dengan klien.

Contingent Fee:
Biaya profesional yang didasarkan pada temuan khusus atau basil yang dicapai.

Contingent Liabilities:
Kewajiban masa depan yang potensial terhadap pihak luar, yang jumlahnya belum diketahui, yang berasal dari aktivitas yang telah terjadi.

Continuing Auditor:
Auditor yang telah mengaudit laporan keuangan baik periode sekarang ataupun satu atau lebih period yang berurutan sebelum period sekarang.

Continuous Improvement:
Usah keras dan terus-menerus dalam mencari cara-cara untuk memperbaiki perfoma usaha.

Control:
Suatu tindakan yang diambil oleh manajemen , dewan dan pihak lain untuk mengelola risiko dan meningkatkan kemungkinan bahwa tujuan yang telah ditetapkan akan tercapai. Manajemen merencanakan, mengorganisasi, dan mengarahkan kinerja tindakan-tindakan yang memadai untuk memberikan keyakinan memadai bahwa tujuan dan sasaran akan tercapai.

Control Clerk:
Seseorang yang mempunyai tanggung jawa untuk melaksanakan tugasnya, yang berhubungan dengan pengendalian operasi pengolahan data.
Catatan: Tugas semacam itu biasanya mencakup pengecekan angka total pengendalian, pengecekan pengendalian putar demi putaran, pengecekan keluaran sebelum didistribusikan, dan sebagainya.

Control Consciouness:
Suatu lingkungan pengendalian, yaitu orang dimotivasi untuk menaati pengendalian daripada mengabaikan mereka.

Control Environment:
Perilaku dan tindakan dewan serta manajemen sehubungan dengan pentingnya kontol dalam organisasi. Lingkungan Pengendalian memberikan disiplin dan struktur untuk pencapaian tujuan-tujuan utama sistem pengendalian intern. Lingkungan Pengendalian meliputi :
· Integritas dan Nilai Etika
· Filosofi dan Gaya Operasi Manajemen.
· Struktur Organisasi.
· Penetapan wewenang dan tanggung jawab.
· Kebijakan dan praktik sumber daya manusia.
· Kompetensi Personil.

Control Matrix:
Suatu daftar dari prosedur pengendalian, yaitu tujuan pengendalian untuk suatu siklus transaksi khusus dibandingkan; matriks pengendalian membantu auditor mengidentifikasi kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan dalam pengendalian intern dan menilai risiko pengendalian.

Control Procedures:
Kebijakan dan prosedur, sebagai tambahan terhadap lingkungan pengendalian dan sistem akuntansi, yang manajemen telah adakan untuk memberikan kepastian yang beralasan yakni tujuan entitas tertentu akan tercapai.

Control Risk:
Suatu tolok ukur risiko, yaitu kesalahan-kesalahan yang melebihi suatu jumlah yang dapat ditoleransi dalam suatu segmen tidak akan dicegah atau dideteksi oleh struktur pengendalian intern klien.

Control Risk Assessment Procedures:
Prosedur-prosedur audit yang dilakukan untuk menilai risiko pengendalian.

Conventional Cost System:
Setiap sistem biaya yang lama, yang menggunakan bahan langsung dan tenaga langsung yang dikonsumsi sebagai alat utama untuk membagi secara adil biaya overhead. Sistem tersebut memadai apabila biaya overhead dari aktivitas tidak langsung merupakan persentase yang kecil dibandingkan dengan tenaga kerja yang dikonsumsi dalam membuat. Akan tetapi, pada saat sekarang, otomasi telah mengurangi tenaga kerja langsung secara substansial, sehingga mengakibatkan aktivitas-aktivitas tidak langsung sebagai faktor biaya yang jauh lebih signifikan. Karena alasan ini, menggunakan tenaga kerja langsung sebagai alat utama untuk membagi overhead secara adil dapat mengakibatkan distorsi kalkulasi biaya yang signifikan dan keputusan strategi yang jelek.

Conversion Verification Control
Pengendalian pengolahan data elektronis untuk mendeteksi kesalahan-kesalahan dalam pemasukan data.

Corporate Minutes:
Catatan-catatan resmi untuk pertemuan dari dewan direksi dan pemegang saham suatu perusahaan, yaitu masalah-masalah korpororat seperti pengumuman dividen dan persetujuan kontrak dokumentasi.

Corroborating Documents:
Dokumen dan memorandum yang termasuk dalam kertas kerja yang memperkuat penyajian yang termasuk dalam laporan keuangan klien. Kertas kerja ini termasuk konfirmasi audit, surat pengacara, kopi kontrak, kopi notulen rapat direktur dan pemegang saham, dan surat pernyataan dari manajemen klien.

Corroborating Information:
Informasi Penguat, seperti meminta bukti secara langsung dari pihak luar.

Cost Accounting Control:
Pengendalian yang menyangkut persediaan fisik dan biaya dari titik bahan baku diminta sampai titik produk manufaktur diselesaikan dan ditransfer ke gudang.

Cost Accounting Internal Control Structure:
Struktur pengendalian intern yang perlu untuk menunjukkan probabilitas relatif dari berbagai produk perusahaan untuk perencanaan dan pengendalian manajemen dan untuk menilai persediaan untuk tujuan laporan keuangan.

Cost Accounting Record:
Catatan akuntansi yang berhubungan dengan manufaktur dan pemrosesan barang dan penyimpanan barang jadi.

Cost Beneficial:
Memberikan suatu hubungan yang menguntungkan antara biaya dari suatu item dan manfaat yang dapat diberikan suatu item.

Credit Memo:
Suatu dokumen yang menunjukkan pengurangan dalam jumlah tagihan kepada pelanggan karena barang yang dikembalikan atau potongan yang diberikan.

Cross Sectional Analysis:
Suatu pendekatan dalam analisis rasio, yaitu rasio untuk suatu perusahaan tertentu dibandingkan terhadap rasio dari perusahaan lain pada titik waktu yang sama.

Cruising:
Inspeksi suatu bidang tanah di hutan untuk maksud memperkirakan jumlah basil kayu.

Current Files:
Seluruh kertas kerja yang hanya berlaku pada tahun audit yang bersangkutan.

Customer Order:
Permintaan tertulis dan lisan dari pelanggan untuk barang dagangan.

Cut Off:
Interupsi dari kontinuitas dalam mencatat transaksi-transaksi untuk membangun suatu keadaan pada suatu titik waktu dan dengan demikian memungkinkan rekonsiliasi dari catatan akuntansi yang terpisah, atau untuk memastikan bahwa catatan akuntansi merefleksi situasi fisik.

Cut Off Bank Statement:
Rekening koran bank periode parsial dan cek-cek batal yang berhubungan, salinan bukti setoran, dan dokumen-dokumen lain yang termasuk dalam rekening koran, yang dikirim oleh bank secara langsung kepada auditor, agar dapat membuktikan item-item rekonsiliasi dari rekonsiliasi bank klien pada akhir tahun.

Cut Off Errors:
Kesalahan yang terjadi sebagai akibat dari transaksi periode sekarang dicatat pada periode berikutnya, atau transaksi periode berikutnya dicatat pada periode sekarang.

Cycle Approach:
Suatu metode untuk mensegmentasikan audit sesuai dengan tipe transaksi yang berhubungan.

Cycle Inventory Counting:
Suatu metode penghitungan persediaan yaitu porsi persediaan yang berbeda dihitung secara berkala sepanjang tahun.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: