Oleh: 88anang | Maret 19, 2010

Beberapa Ciri yang Dominan Dalam Islam

 

 

1.     Islam adalah agama Tauhid, maka iman kepada pencipta alam merupakkan kenyataan yang bisa diterima oleh setiap akal sehat.

Pencipta alam semesta beserta segala isinya ini adalah ALLAH maka hanya DIA saja yang berhak dan patut disembah. Manusia sebagai ciptaan-NYA hanya merupakan hamba semata maka menyembah dan meminta pertolongan selain kepada ALLAH merupakan pengingkaran akal sehat dan kodrat menusia. Sebagai hamba ciptaan ALLAH segala kehidupan manusia harus ditujukan dan dimohonkan hanya kepada-NYA semata bukan kepada yang lainnya. Termasuk dalam hal ini adalah berdo’a, seperti yang disabdakan Rasulullah : “Do’a itu adalah ibadah” (Hadits hasan shaheh riwayat Turmudzi). Oleh karena itu tidak boleh serta tidak layak apabila segala ibadah ditujukan kepada selain ALLAH.

2. Islam agama pemersatu dan bukan pemecah belah

Agama Islam mengajarkan dan menyuruh kepada umatnya untuk beriman kepada semua Rasul dan Nabi (sebanyak 25 Nabi dan Rasul) yang diutus-NYA. Nabi dan Rasul diutus untuk memberikan petunjuk kepada semua manusia dalam menjalani kehidupan di dunia menuju kehidupan di akhirat kelak. Islam menegaskan bahwa Muhammad saw adalah Nabi dan Rasul terakhir. Muhammad diutus adalah untuk semua manusia di dunia demi menyelematkan manusia dari kelaliman. Ajaran Islam yang disampaikan oleh Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul terakhir, syari’atnya adalah syari’at yang paripurna penutup syari’at yang dibawa dan disampaikan oleh Nabi dan Rasul sebelumnya seperti yang difirmankan ALLAH dalam Qur’an Surat Al Maa-idah ayat 3 “… Pada hari ini telah AKU sempurnakan agamamu untukmu, dan telah AKU cukupkan nikmat-KU bagimu, dan telah AKU ridhai Islam sebagai agamamu ……“.

3. Islam adalah ajaran yang mudah, jelas dan bisa dimengerti

Semua ajaran dalam agama Islam dalah logis, masuk akal, mudah dimengerti oleh segala tingkatan pendidikan. Islam tidak menginginkan kesulitan bagi pemeluknya dalam menjalankan ajaran agama. Islam itu universal dapat diterapkan di segala tempat, ruang dan waktu.

4. Islam tidak memisahkan antara kehidupan dunia dan akhirat, tidak memisahkan antara moril dan materiil

Agama Islam memandang kehidupan ini sebagai satu kesatuan yang meliputi keduanya. Islam tidak mengambil (menekankan) pada salah satunya dan meninggalkan (mengabaikan) yang lainnya.

5. Islam mengajarkan (menekankan) persamaam, persaudaraan antara sesama muslim.

Islam tidak memuliakan dan membedakan manusia berdasarkan status sosial, golongan, maupun suku bangsa. Manusia yang paling mulia disisi ALLAH hanyalah yang paling bertaqwa. Seperti difirmankan ALLAH dalam Qur’an Surat Al Hujurat ayat 13 :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal“. (Qur’an Surat Al Hujurat : 13)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: