Oleh: 88anang | Februari 23, 2010

Yuk Mengenal (sedikit) Hamster

Hamster merupakan jenis binatang pengerat yang sekerabat dengan tikus atau tupai. Hewan pengerat merupakan salah satu ordo dari binatang menyusui. Ada banyak spesies binatang yang termasuk pengerat yang ada di muka bumi ini. Salah satu ciri binatang pengerat adalah memiliki gigi depan yang selalu tumbuh dan harus diasah dengan selalu mengerati sesuatu agar tidak mencelakakan dirinya. Dibanding dengan tikus, kerabat yang paling dekat, hamster ini lebih menarik disamping karena warna bulunya yang beraneka warna juga karena jinak serta lucu, dan, ini penting, tidak jorok dan tidak rakus.

Beberapa perbedaan antara hamster dan tikus diantaranya hamster memiliki ekor yang lebih pendek; matanya bulat, kecil dan mengkilap; telinganya berburu dan berdiri tegak; kakinya lebar, pendek dan gemuk; mempunyai bulu yang tebal dan panjang, serta beraneka warna. Ada hitam, abu-abu, coklat, kuning, merah dan putih; penciumannya sangat tajam dibandingkan dengan penglihatannya; dan yang paling khas adalah pipinya bisa mengembang sebagai tempat untuk menyimpan makanan.

Kerajaan (kingdom) hamster adalah Animalia, Philumnya Chordata, masuk dalam kelas Mamalia, berordo Rodentia, dan famili (keluarga) Cricetidae. Jenis hamster diantaranya hamster Syiria (Mesocricetus auratus) yang berasal dari padang pasar di Timur Tengah. Hidup di dalam lubang-lubang di padang pasir. Jinak dan suka dipegang. Tak heran bila disukai oleh anak-anak. Panjang jenis ini biasanya 10 – 18 cm dan mempunyai berat tubuh antara 130 – 210 gram. Hamster Campbell (Phodapus campbelli) biasanya sering disebut juga dengan “kerdil Rusia”. Panjang tubuhnya antara 8 – 10 cm dan mempunyai berat 30 – 45 gram. Ada juga hamster Winter White (Phodapus sungorus) yang mempunyai panjang tubuh 10 – 12 cm dan 20 – 28 gram berat tubuhnya. Yang unik dari hamster jenis ini adalah warna bulunya bisa berubah dari abu-abu menjadi putih terutama di musim dingin. Makanhya dinamakan winter white. Roborovski hamster (Phodapus roborovski) panjangnya 5 – 7 cm, berat tubuhnya 15 – 26 gram. Karena kecilnya jenis ini sangat aktif dan larinya cepat sehingga sangatlah sukit dipegang. Hamster biasanya hidup di padang pasir, bukit pasir yang divegetasi, bukit di kaki gunung dan dataran rendah yang bersemak-semak, serta di padang rumput dapat pula hidup.

 

 

 

 

 

 

Makanan hewan ini adalah tumbuh-tumbuhan terutama biji-bijian seperti padi/beras, jagung, kacang-kacangan; sayuran yakni kol, buncis, timun serta wortel; buah diantaranya apel maupun buah beri, dan yang paling disukai adalah biji bunga matahari. Tumbuhan yang berbahaya untuk konsumsi hamster adalah bawang putih, daun bawang dan seledri, daun tomat maupun coklat karena merupakan racun bagi tubuh hamster. Kalau memelihara hamster hindari pemberian makanan tersebut.

Sebagai binatang menyusui hamster melahirkan anak. Hewan ini termasuk produktif karena rata-rata bisa melahirkan 8 ekor anak hamster. Bahkan Syirian hamster bisa melahirkan sampai 16 ekor sekaligus. Biasanya saat umur 3 bulan hamster sudah siap untuk kawin. Bahkan Rusian hamster umur 4 – 5 minggu sudah siap untuk kawin. Setelah kandungan berusia 14 hari biasanya hamster akan melahirkan anaknya. Bayi-bayi hamster akan dipelihara oleh induknya (menyusui) biasanya selama 2 minggu. Lebih dari 2 minggu sebaiknya induknya segera dipisahkan dari anaknya mengingat dalam usia tersebut gigi anaknya sudah cukup kuat dan tajam sehingga dikawatirkan kalau tetap masih menyusui puting induknya akan terluka. Dan ini bisa berakibat pada kematian. Seperti hewan lainnya betina hamster termasuk protektif terhadap anaknya. Namun demikian tak jarang induk juga memangsa anaknya. Hal ini lebih dikarenakan faktor makanan. Makanan yang kurang protein bisa menyebabkan induk mencari tambahan protein dengan jalan memakan anaknya tersebut. Karena produktifnya sepasang hamster dalam 6 bulan bisa menghasilkan anak sebanyak 600 ekor. Itulah sebabnya hewan ini juga sering digunakan sebagai binatang percobaan di laboratorium.

Karena punya kebiasaan mencari makan di malam hari, binatang ini kalau siang aktifitasnya lebih banyak tidur. Sepanjang pagi sampai petang tidur melulu. Malamnya bangun lalu cari makan. Begitulah siklus hidup hewan ini kalau di alam liar. Hamster termasuk binatang yang jago dalam menggali tanah untuk sarangnya. Ia membuat lubang dengan satu pintu masuk atau lebih. Di dalam lubang tersebut hamster akan membagi-bagi ruang seperti untuk sarang, gudang makanan dan aktifitas lainnya. Karena bisa membagi-bagi ruang di sarangnya, hewan ini punya perilaku hidup bersih. Ia mempunyai naluri pergi ke suatu tempat hanya untuk buang air besar. Makanya dengan sedikit melatih dan diberi tempat khusus, hamster peliharaan dalam buang air besar tidak akan sembarangan. (he he he bisa dicontoh nih perilaku bersihnya)

Sumber bacaan :

Rahasia Hamster, PT Elex Media Komputindo, 2009.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: